Persiapan Perbaikan Konektifitas pada Jaringan dengan Topologi Star

PERSIAPAN PERBAIKAN KONEKTIFITAS PADA JARINGAN DENGAN TOPOLOGI STAR



Topologi Star adalah topologi setiap node akan menuju node pusat/sentral sebagai konselor. Aliran data akan menuju node pusat baru menuju node tujuan. Topologi ini banyak digunakan di berbagai tempat karena memudahkan untuk menambah, mengurangi dan mendeteksi kerusakan jaringan yang ada. Panjang kabel tidak harus sesuai (matching). Kerugian terjadi pada panjang kabel yang dapat menyebabkan (loss effect) karena hukum konduksi, namun semua itu bisa diabaikan.

Karakteristik topologi Star adalah :

  • Setiap node berkomunikasi langsung dengan central node, traffic data mengalir dari node ke central node dan kembali lagi.
  • Mudah dikembangkan karena setiap node hanya memiliki kabel yang langsung terhubung ke central node.
  • Keunggulan jika terjadi kerusakan pada salah satu node maka hanya pada node tersebut yang terganggu tanpa mengganggu jaringan lain.
  • Dapat digunakan kabel lower karena hanya menghandle satu traffic node dan biasanya menggunakan kabel UTP.


Persiapan yang harus dilakukan adalah mempersiapkan peralatannya. Peralatan atau bahan yang dibutuhkan untuk jaringan dengan topologi Bus adalah :

1). Kartu Jaringan (Network Interface Card/LAN Card)

Sebuah kartu jaringan (LAN Card) yang terpasang pada slot ekspansi pada sebuah motherboard komputer server maupun workstation (client) sehingga komputer dapat dihubungkan kedalam sistem jaringan. Dilihat dari jenis interface-nya untuk jaringan menggunakan topologi Star menggunakan kartu jaringan jenis PCI.
 
  • Kartu Jaringan (LAN Card) PCI dengan konektor BNC dan RJ45
  • Kartu Jaringan (LAN Card) PCI dengan konektor RJ 45
A. Kabel dan Konektor 

Kabel yang digunakan dalam jaringan dengan topologi star adalah UTP (Unshielded Twisted Pair). Merupakan sepasang kabel yang dililit satu sama lain dengan tujuan mengurangi interferensi listrik yang terdapat dari dua, empat atau lebih pasang (umumnya yang dipakai dalam jaringan adalah 4 pasang / 8 kabel). UTP dapat mempunyai transfer rate 10 mbps sampai dengan 100 mbps tetapi mempunyai jarak pendek yaitu maximum 100m. Umumnya di Indonesia warna kabel yang terlilit adalah (orange - putih orange), (hijau - putih hijau), (cokelat - putih cokelat) dan (biru - putih biru).





Berikut juga beberapa peralatan perangkat keras jaringan yang saat ini sangat cepat sekali berkembang :

1. Hub

Hub adalah salah satu terminal yang sering digunakan dalam jaringan, ketik menggunakan hub ebagai terminal, jenis jaringan anda identik dengan jenis arsitektur bertopologi bintang, fungsi hub adalah untuk menghubungkan  setiap node atau komputer yang akan terhubung dalam jaringan yang dibangun. Pada topologi bintang, hub dijadikan sebagai terminal yang dapat membagi koneksi dari satu komputer ke komputer yang lain.

2. Switch 

Selain itu, terminal lain yang digunakan untuk memparalelkan workstation adalah switch, fungsi dari hub dan switch sama, yaitu sama-sama mensentralisasi koneksi jaringan antar PC dalam satu jaringan, perhatikan bentuk switch berikut dengan port ganda ( atas - bawah )


3. Bridge 

Bridge merupakan alat yang digunakan untuk menyederhanakan sebuah jaringan besar menjadi jaringan yang lebih kecil, sehingga menjadi lebih efisien, selain itu, bridge juga dapat digunakan sebagai perantara atau jembatan yang menghubungkan jaringan-jaringan dengan media transmisi berbeda. Sebagai contoh, menghubungkan jaringan A yang menggunakan ethenret base-band dengan jaringan B yang menggunakan ethernet broad-band, perhatikan gambar berikut :


4. Repeater

Untuk menginstal jaringan MAN ( Medium Area Network ) yang letaknya berjauhan, anda memerlukan alat yang bernama repeater, misalnya anda ingin menghubungkan jaringan LAN yang berada digedung utara dengan jaringan LAN digedung selatan dan jarak kedua gedung tersebut sangat jauh.



5. Router

Merupakan sebuah alat yang digunakan untuk melewatkan informasi dari satu jaringan menuju jaringan yang lain yang mungkin memiliki banyak jalur diantara keduanya, alat ini mirip dengan bridge. Secara fisik, router dapat dibedakan menjadi dua, yaitu router yang dibuat pabrik dan router yang dapat anda rancang sendiri menggunakan PC ( Personal Komputer )


6. Modem 

Modem berasal dari singkatan dari singkatan Modulator Demodulator, modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa (Carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi ( yang berisi data atau pesan ) yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi jarak jauh dua-arah umumnya menggunakan bagian yang disebut "modem", seperti VSAT, microwave radio, dan lain sebagainya, namun umumnya istilah modem lebih dikenal sebagai perangkat keras yang sering digunakan untuk berkomunikasi pada komputer. Fungsi modem yaitu mengubah sinyal digital menjadi sinyal suara dan juga sebaliknya. Sekarang ini modem telah berkembang dengan berbagai fasilitas yang cukup bermanfaat, misalnya voice modem. Dengan adanya fasilitas voice modem ini, merubah fungsi modem bukan hanya sebagai penyambung ke internal tetapi lebih dari itu, modem dapat menjadi saluran radio, audio, percakapan telepon sampai streaming video. Data dari komputer yang berbentuk sinyal digital diberikan kepada modem untuk diubah menjadi sinyal analog. Sinyal analog tersebut dapat dikirimkan melalui bebrapa media telekomunikasi seperti telepon dan radio. Setibanya dimodem tujuan, sinyal analog tersebut 
diubah menjadi sinyal digital kembali dan dikirimkan kepada komputer. Terdapat dua jenis modem secara fisiknya, yaitu modem ekternal dan modem internal. Bagian-bagian modem terbagi atas:

a. Modem analog yaitu modem yang mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital.
b. Modem ADSL.
c. Modem kabel yaitu modem yang menerima data langsung dari penyedia layanan lewat TV kabel.
d. Modem CDMA


Komentar

Postingan populer dari blog ini

GNS 3, Cisco, VIRTUAL

DESAIN JARINGAN KAMPUS SERTA ANALISIS PERANGKAT YANG DIGUNAKAN

Perbedaan dan Keunggulan frekuensi 2.4 GHz dan 5.8 GHz